KISAH YANG MENYEDIHKAN !!! "DIHARI PERNIKAHAN ANAK TIRINYA, IBU TIRI YANG DITELANTARKAN KEDUA ANAK TIRINYA MEMBERIKAN HADIAH YANG SANGAT LUAR BIASA" (( SHARE YAA AGAR MENJADI PELAJARAN BUAT KITA ))




Menjaga dan membesarkan anak pastinya bukan hal yang mudah, ini 
alasan kenapa anak-­anak mesti berbakti pada orangtau terlebih 
saat sudah tumbuh dewasa, sebagai rasa terima kasih pada orang tua. 
Dalam cerita berikut ini, gadis ini mempunyai dua orang kakak laki­ laki, ibu 
kandungnya meninggal saat ia berumur 5 tahun, pada akhirnya ketiga anak ini 
dirawat oleh ibu tiri mereka, tetapi ke-2 kakaknya meninggalkan ibunya 
sesudah mereka dewasa serta sanggup mandiri, pada akhirnya gadis inilah yang 
merawat ibu tiri mereka yang telah tua serta kesusahan melakukan 
aktifitasnya, namun di hari pernikahan gadis ini, ternyata…. 

Walaupun bukan anak kandungnya, tetapi ibu tirinya sangatlah 
menyayangi mereka serta beranggap mereka sebagai anaknya sendiri. 
Gadis ini mengingat dengan jelas, satu hari di musim dingin, ibu tirinya 
akan membantu anak-­anaknya melicin baju sebelum mereka bangun 
mereka supaya lebih hangat saat digunakan. Gadis ini juga menganggapnya sebagai ibu kandungnya. 

Walaupun ke-2 kakaknya juga sangatlah menghormati ibu tiri mereka, 
tetapi sesudah mereka menikah, perlahan-lahan mereka pergi meninggalkan ibu 
tiri mereka. Dua tahun lalu, ibu tirinya jatuh dari tangga ketika 
lihat cucu dari kakak keduanya, hal ini mengakibatkan pinggangnya 
terluka serta pada akhirnya lumpuh. Kakak ke-2 lalu langsung 
mengantarkan ibu pulang ke rumah serta meminta gadis ini merawatnya. 
Tahun lalu, bapak mereka meninggal dunia, gadis ini juga bersiap untuk 
menikah dengan kekasihnya, rumah ibu tiri ini nanti pasti menjadi 
permasalahan saat ini. Ke-2 kakaknya tak bersedia melindungi ibu 
tirinya, mereka bahkan juga memaksa ibu tiri mereka keluar dari rumah ayah 
bahkan juga mengatakan tempat tinggal itu punya ayah mereka dan mereka berdua
sekarang punya hak atas itu. 


Hasil gambar untuk Di Hari Pernikahannya, Ibu Tiri yang Ditelantarkan Kedua Kakaknya Memberi Hadiah yang Luar Biasa


Ibu tiri juga menangis setiap hari, hingga satu hari gadis ini pulang kerja 
serta menghirup bau yang aneh dari dapur. Ia berlari serta menemukan ibu 
tirinya merangkak ke dapur dan membuka katup gas, sedangkan ibu 
tirinya tidak sadarkan diri di lantai dapur. 
Gadis ini juga segera menelepon ambulan, tetapi setelah menyelamatkan 
ibu tirinya, kalimat pertama yang keluar dari mulut ibu tirinya adalah, 
 " Kenapa kamu menyelamatkan saya? Saya tidak ingin merepotkan 
anda lagi… " Gadis ini segera memeluk ibu tirinya dengan sangat sedih. 
Wanita ini menyerahkan semua hidupnya untuk keluarganya, saat ini ia 
rentan serta tua, bahkan juga dipaksa untuk mati, bagaimanakah mungkin gadis ini membiarkan hal tersebut terjadi? 

Gadis ini berkata : " Ma, mengapa mama melakukan ini? Tidakkah mama 
masih punyai saya? Saya bakal membawa mama ke keluarga saya setelah 
saya menikah, bila pacar saya menolak, saya tidak akan menikahinya! " 
Ibu tirinya tersenyum mendengarnya, lalu menangis di pelukan 
gadis ini. 
Kekasihnya sedikitpun tidak menolaknya membawa ibu tirinya. Di hari 
pernikahannya, ia juga merias ibu tirinya sedemikian cantik, 
mendorongnya di kursi roda serta naik mobil pengantin bersamanya. 
Sebelum pergi, ibu tirinya ingin membawa suatu benda, sehingga 
menyuruh gadis ini mengambil foto ibu tirinya serta ayahnya di atas 
ranjang, di belakang foto tersebut, ada suatu kotak kecil. Ibu tirinya 
meminta gadis ini mengambil kotak tersebut tetapi tidak melihat isinya. 
Di pernikahan mereka, saat penuh dengan banyak undangan, ketika 
pengantin harus memberi hormat pada orang tua mereka, ibu tirinya 
memberi kotak ini sebagai hadiah pernikahannya serta memintanya 
untuk membukanya waktu itu juga 




Setelah di buka, ternyata isinya adalah sebuah cincin zamrud serta dua 
surat wasiat yang bakal dibacakan oleh pembawa acaranya di depan 
umum. Satu surat adalah punya ayah mereka, yang isinya adalah 
memberikan seluruhnya kekayaannya pada ibu tirinya sesudah ia meninggal. 

Sedangkan lembaran yang lain adalah surat wasiat ibu tirinya, yang akan 
memberikan semua kekayaan ayahnya itu pada gadis ini. 
Ia demikian terkejut akan hadiah ini, ibu tirinya menjelaskan cincin ini adalah 
peninggalan neneknya. Ibu tirinya menggenggam tangan gadis ini dan 
mengatakan padanya, " Cincin ini sangatlah pas untuk kamu. " Kedua 
kakaknya yang ada di pernikahan itu pastinya sangat terperanjat. 
Gadis ini sangatlah berbakti pada ibu tirinya. Meskipun ia tak 
mengharapkan balasan apa­apa, tetapi ibu tirinya melihat semuanya, 
karena seberapa banyak kekayaan, tak dapat dibanding dengan 
anak yang berbakti. 
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.