Pasca m3'lahirk4'n, fase yang kemudian bakal dijalani oleh seorang ibu yaitu memberi l4'ktasi pada sang buah hati, bayi yang baru lahir. Tetapi, tidak seluruhnya bayi baru lahir segera mahir dalam menyusu ibunya, seluruhnya lewat proses. Begitu juga dengan yang dialami ibu pasca m3l4'hirkan. Ada beberapa ibu yang A$'I nya segera keluar dengan lancar, tetapi banyak juga yang rasakan sakitnya waktu p4'yud4'ra jadi bengkak terbendung oleh 4'SI yang belum lancar keluar. Tidak jarang hal tersebut membuat ibu menyusui terserang demam serta meradang, sampai-sampai sisi tangan saat bergerak, pa'y'ud4'ra merasa sangatlah nyeri serta sakit.
kobis-pereda-nyeri-pa''y'ud''ara-pasca-m3l4'hirkan
Tetapi jangan cemas, akibat terbendung 4'SI disebabkan 4'SI belum keluar lancar. Salah satunya adalah dengan memakai sayur kobis. Yah, sayur kobis atau kol, siapa yang tidak mengenalnya.
Caranya yaitu ambil satu lembar sayur kobis atau kol segar, tentukan yang lembarannya lebar (sesuai sama ukuran p'a''yud4ra). Ambillah sebagian lembar seperlunya, usahakan jangan sampai robek. Cuci bersih, lalu masukkan ke freezer sepanjang 15 menit. Sesudah kol mengeras, keluarkan dari freezer serta tempelkan di p4y''udara, seperti mengompres pa'yu'd4'ra dengan cup kol. Tempelkan serta kompreskan kol per lembar pada p4'yu'da'ra sampai kol jadi matang di p4'yudara. Karena p4'yud4'ra ibu menyusui meradang atau bengkak, umumnya kol bakal jadi masak, layu serta lembek dengan sendirinya. Hal tersebut karena kol yang dingin bersifat analgesik atau pereda rasa nyeri. Ulangi sebagian lembar kol, sampai di rasa cukup serta pa'4y'u'd'ara merasa nyaman serta tidak lagi nyeri atau sakit. Lalu, cuci bersih p4'yud4'ra dengan waslap serta air hangat.
Nah, ibu menyusui siap memberi lakt4'si untuk si buah hati, atau pompa dengan breast pump bila perlu. Dengan kerap melatih serta memberi lakt4'si dengan cara segera serta atau kerap memompa untuk ditampung juga sebagai stock, mengerjakannya dengan cara teratur serta seringkali, bakal menolong lancarnya 4'SI, hingga p4'yu'da'r'a tidak lagi terbendung, bengkak serta meradang yang menyebabkan rasa nyeri.