
Terlebih dulu Ali menguji kekuatan bhs Arab beberapa muridnya kelas 1 MTs Al-Fauzan. " Sebelumnya, saya beri saat 25 menit untuk menghafal hitungan angka satu hingga 10 dalam bhs Arab, " ujarnya.
Ali menyampaikan bila muridnya yg tidak dapat menjawab bakal memperoleh hukuman cubit. Saat giliran FR, Ali jadi memperoleh ancaman berbentuk kepalan tangan. Ali juga meminta FR keluar kelas serta pergi ke guru BP untuk memperoleh saran.
Akan tetapi, tanpa ada alasan terang, HB segera memukuli Ali. " Dia segera memukul kepala serta menampar muka saya dengan beringas. Anaknya juga turut memukul saya, " tutur Ali.
Ali melaporkan permasalahan itu ke Polres Labuhanbatu pada sore harinya setelah beroleh pertolongan medis pertama. Ia mengemukakan, " Saya mengharapkan permasalahan ini di proses dengan baik. Saya juga belum masuk mengajar karena tetap masih sakit. "
Di sisi lain Kapolres Labuhanbatu, AKBP Teguh Yuswardi mengaku belum beroleh laporan peristiwa itu. Karena saat itu, dia masih tetap di luar kota sampai belum beroleh laporan dari anak buahnya.