RENUNGKAN UNTUK PARA SUAMI.!!! " HEY PARA SUAMI JANGAN TERTAWAKAN ISTRIMU BILA DIA KINI JADI GENDUT ".!!!



Suamiku, belakangan ini kau kerap menertawakanku gendut, tidak langsing seperti dahulu. Apabila foto, berisi pipi semuanya. Bulat seperti kue apem. Tahukah kau kalau hal sejenis ini sudah cukup menjadikanku bimbang? 

Untuk seseorang istri yang sudah pernah melahirkan anak, tubuh melar memang agak sulit dijauhi. Terutama yang melahirkannya berulang-kali. Volume perut juga membesar. Lemak tempati banyak ruangan. Tampilan telah tak menarik. Apabila lari sebentar saja sudah ngos-ngosan. 

Bagaimanakah mau langsing lagi apabila makan tak ada batasan. Belum lama makan sudah lapar lagi, terkhusus untuk ibu menyusui. Semuanya nutrisi segera diserap bayi. 

Suami juga mulai mengata-ngatai. “Umi saat ini gendut ya? ” Kata suami seraya tertawa walaupun sesungguhnya dia lupa kalau perutnya sendiri sudah maju demikian centi. 

Wahai beberapa suami, tolong pahamilah istrimu. Ia yg tidak selangsing dahulu. Lantaran ia telah ikhlas hamil 9 bln. bagaimanakah perut tidak meregang? 

Lantas waktu menyusui bayi ia singkirkan keinginannya untuk diet agar keperluan anakmu tercukupi. Walau dia harus makan lagi dan makan senantiasa karena apa yang dia makan, dikonsumsi juga oleh bayi. 
Ia ingin langsing, tetapi anak-anakmu terkadang tak menggunakan makanannya sampai istrimu menghabiskannya agar tak terbuang. 

Ia mau langsing, tetapi untuk meluangkan waktu sebentar saja untuk olahraga tak pernah. “Makanya pakai stagen” padahal stagen panjangnya 10 mtr. melilitkannya di perut cukup konsumsi waktu. 
Ya, istri memanglah memiliki banyak argumen tidak untuk langsing. Untuk menutupi kemalasannya. Termasuk argumen karena memakai KB yang punya pengaruh secara ho***nal, menjadikan ukuran badan melebihi normal. Itu dikerjakannya untuk beberapa suami… 

Tolong jangan sampai tertawakan istrimu. Bantu ia untuk langsing. Ikutkan ke program senam tetapi kau yang melindungi bayinya. 

Jangan biarkan dia menyusui apabila ingin dia diet. Bahkan janganlah punya mimpi memiliki anak apabila tak siap dengan perubahan bentuk badan istrimu. 

Bantu dia dengan motivasi kalau bagaimanapun bentuk tubuhnya saat ini tak akan merubah cintamu padanya. Namun semangati juga dia kalau perut yang buncit mungkin saja semula datangnya penyakit. 

Kerjakan berolahraga bersama-sama agar dapat sehat dan langsing berbarengan.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.